Dulu dan Sekarang

Posted: Juni 14, 2008 in Filsafat
Tag:, ,

Mitos masyarakat cina mempercayai bahwa semua mahluk yang ada di dunia ini berasal dari masa lalu. Manusia yang lahir hari ini adalah mereka yang pernah mati. Tak ubahnya sebuah produk, bagi mereka, semua ini hanyalah produk daur ulang saja. Yang sudah mati di hidupkan kembali. Tapi mungkin dalam wujud yang lain. Bisa jadi awalnya kita hanyalah binatang yang kemudian mati. Lalu dilahirkan kembali dalam wujud manusia. Makanya tidak mengherankan jika banyak manusia yang berperilaku binatang. Ini yang mereka sebut dengan reinkarnasi.

Sedikit mirip dengan mitos Cina, Plato, seorang filsuf Yunani Kuno yang terkenal dengan teori pengingatan kembalinya. Menurut Plato, sebelum kita hidup di alam materi ini, sebenarnya kita pernah hidup di sebuah alam yang di sebut alam ide. Di alam ini, kata Plato, wujud jiwa itu bebas-sebebasnya dari materi dan kita memiliki pengetahuan tentang semuanya. Nah, ketika manusia turun ke alam materi yang terbatas ini, pengetahuan tadi kemudian hilang. Untuk mengembalikannya, melalui penginderaan gagasan-gagasan dan hal-hal yang partikular. Jadi, sebenarnya tak ada yang baru, semuanya berasal dari alam ide yang kemudian diketahui melalui pengingatan kembali.

Lihat saja, berbagai peristiwa yang terjadi saat ini hanyalah sejarah yang berulang kembali. Kapitalisme yang menggerogoti dunia saat ini pun pernah terjadi pada masa feodalisme. Dimana, kaum borjuis atau pemilik kebun atau tanah yang menguasai modal akan memperoleh keuntungan yang berlimpah sementara kaum proletar (pekerja kebun) yang membanting tulang hanya memperoleh sedikit saja. Bahkan tidak mendapat apa-apa. Dizaman modern, kaum borjuis (para pemilik tanah) terlahir kembali dalam wujud pengusaha maupun birokrat. Mereka, dengan modal dan kekuasanya yang dimilikinya mampu mengeksploitasi sumber daya sementara para kaum proletar yang ada pada zaman feodal terlahir dalam wujud petani, buruh, rakyat miskin yang juga mngalami nasib sama..

Kampus, juga tak ada yang baru yang lahir disini. Buku-buku yang ada diperpusatakaan, pemikiran, hingga metode komunikasi birokrat dengan mahasiswanya. Kalau di tahun 70-an kita mengenal adanya normalisasi kehidupan kampus badan koordinasi kampus (NKKBKK) yang dicetuskan oleh resim Suharto agar melumpuhkan gerakan mahasiswa.. Saat ini, NKKBKK tampil kembali dengan metode yang sedikit disesuaikan dengan kondisi sekarang. Langkah ini dilakukan oleh birokrat kampus dengan tujuan yang kurang lebih sama. Metodenya bermacam-macam. Seperti, intervensi terhadap pengkaderan, ancaman skorsing dan DO bagi yang melawan, sampai dengan pelarangan menginap di kampus. Jadi, apa yang dilakukan birokrat kampus saat ini juga pernah dilakukan para pendahulunya Hidup Petani, Hidup Nelayan, Hidup Buruh, Hidup Rakyat Miskin Kota

Komentar
  1. Emang betul bung…! Salam perjuangan kawan…! Kunjungi ya http://www.amandustena.wordpress.com.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s